Kamis, 17 Januari 2013

BANGSA PAPUA DIINTEGRASIKAN KE DALAM NKRI, BUKAN DENGAN ORANG PAPUA





Duguwo News  - Bangsa Papua diintegrasikan ke dalam NKRI, dalam sisi apa? Apakah manusia papua? Apakah Kekayaan Alam  Papua? Ataukah manusia papua dengan Kekayaan Alam Papua? Inilah pertangaan2  mendasar utuk menjawab atas bangsa Papua diintegrasikan ke dalam NKRI!, Tanya dia.

Masa penjajaan Belanda di Indonesia bukan dengan orang Papua. Papua (orang papua)  sangat terpisah dari NKRI dalam penjajaan oleh Belanda. Walaupun, saat itupun Belanda masuk ke pulau Papua tetapi bukan bertujuan menjajah orang Papua, tetapi sebaliknya, bahwa untuk mempersiapakan SDM dan symbol-simbol Negara  Papua, paparnya.  

Lanjut dia, seusai Indonesia merdeka dan 22 Desember 1949 presiden Soekarno mengeluarkan pernyataan melalui perjanjian Konfrensi Meja Bundar di Deng Haag, bahwa di mana daerah-daerah yang bagian dari NKRI yang pernah di jajah belanda akan diintegrasikan kembali ke dalam NKRI dan untuk Papua setelah dua tahun kemudian. 

Dengan mendengarnya pernyataan Soeharto itu, maka orang belanda dengan secepatnya mempersiapkan Syarat-syarat Kemerdekaan Bangsa Papua dan akhirnya pada tahun 1961 pemerintah  Indonesia gagal digabungkan Papua ke dalam NKRI, maka saat itupula belanda mengirarkan Kemerdekaan Bangsa Papua. Maka, secara kebenaran papua bukan bagian dari NKRI, imbasnya.

Sungguhpun demikian, Papua tetap saja bagian dari NKRI, dengan mengeluarkan pernyataan Soeharto tanggal 19 Desember tahun 1961 melalui TRIKORA yakni bubarkan Negara Boneka Papua Buatan Belanda dan itu mereka bawah ke PBB untuk  menentukan bahwa apakah papua ingin bergabung ke dalam NKRI atau tidak. Akhirnya, beberapa perwakian dari papua yang hadiri pada saat itu, mereka mumututskan untuk bergabung ke dalm NKRI. Itu  tawaran pemerintah Indonesia bagi orang papua yang tidak menghargai HAK orang papua dengan cara paksaan. Padahal semua bangsa memiliki HAK yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri, ironisnya, ironisnya. 

Memang saya mengakui bahwa bangsa papua telah menjadi bagian dari NKRI. Akan tetapi, dengan tegas mengatakan bahwa hingga sekarang, orang papua bukan hidup ke dalam NKRI tetapi kekayaan alam papua saja yang bagian dari NKRI. Pernyataan sebelum ini memang benar sekali, karena pemerintah Indonesia tahu bahwa bangsa papua telah merdeka tahun 1961, maka mereka takut untuk digabungkan orang papua ke dalam NKRI (membangun OAP), tetapi mereka dengan terpaksa berani untuk mengabungkan bangsa papua ke dalam NKRI hanya untuk mengeksploitasi kekayaan alam papua, paparnya, paparnya

Mari kita melihat fakta secara lebih jelas kehidupan Orang Asli Papua ke dalam NKRI mulai semenjak Bangsa Papua di Integrasikan ke dalam NKRI Tahun 1961, yang dinyatakan secara manipulasi, apakah kengataan tersebut di atas ini benar atau tidak! Seruh dia. Tentunya, jawabannya bukan terlepas dari kenyataan-kenyataan tersebut di atas. Dengan demikian, jawaban pemerintah indonesiapun tidak terlepas dari kenyataan-kenyataan tersebut di atas yang diberlakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap Orang Asli Papua, sementara orang papua sebagai penikmat fakta-fakta negatif yang diberlakukan oleh pemerintah indonesia itu sendiri, terangnya, terangnya.  

Alternatifnya, tidak perlu cari-cari, bahwa Pengakuan Kemerdekaan Bangsa Papua yang telah merdeka Tahun 1961 merupakan sebuah alternatif sebagai jalan kebenaran antara kedua pihak (pemerintah Indonesia dan Orang Asli Papua), Imbasnya. “Tulisan di atas oleh Penulis”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar