Duguwo News - Bangsa Papua diintegrasikan ke dalam NKRI, dalam sisi apa? Apakah manusia papua? Apakah Kekayaan Alam Papua? Ataukah manusia papua dengan Kekayaan Alam Papua? Inilah pertangaan2 mendasar utuk menjawab atas bangsa Papua diintegrasikan ke
dalam NKRI!, Tanya dia.
Masa penjajaan Belanda di Indonesia bukan
dengan orang Papua. Papua (orang papua) sangat terpisah dari NKRI dalam penjajaan oleh
Belanda.
Walaupun, saat itupun Belanda masuk ke pulau Papua tetapi bukan bertujuan menjajah orang Papua, tetapi sebaliknya,
bahwa untuk mempersiapakan SDM dan symbol-simbol Negara Papua, paparnya.
Lanjut dia, seusai Indonesia merdeka dan 22 Desember 1949
presiden Soekarno mengeluarkan pernyataan melalui perjanjian Konfrensi Meja Bundar di Deng Haag, bahwa di mana daerah-daerah yang
bagian dari NKRI yang pernah di jajah belanda akan diintegrasikan kembali ke
dalam NKRI dan untuk Papua setelah dua tahun kemudian.
Dengan
mendengarnya pernyataan Soeharto itu, maka orang belanda dengan secepatnya mempersiapkan Syarat-syarat Kemerdekaan Bangsa Papua dan akhirnya pada
tahun 1961 pemerintah Indonesia gagal
digabungkan Papua
ke dalam NKRI, maka saat itupula belanda mengirarkan Kemerdekaan Bangsa Papua. Maka, secara
kebenaran papua bukan bagian dari NKRI, imbasnya.
Sungguhpun
demikian, Papua
tetap saja bagian dari NKRI, dengan mengeluarkan pernyataan Soeharto tanggal 19
Desember tahun 1961 melalui TRIKORA yakni bubarkan Negara Boneka Papua Buatan Belanda dan itu mereka
bawah ke PBB untuk menentukan bahwa
apakah papua ingin bergabung ke dalam NKRI atau tidak. Akhirnya, beberapa
perwakian dari papua yang hadiri pada saat itu, mereka mumututskan untuk bergabung ke dalm NKRI. Itu tawaran pemerintah Indonesia bagi orang papua yang tidak menghargai HAK orang
papua dengan cara paksaan. Padahal semua bangsa memiliki HAK yang sama untuk menentukan nasibnya
sendiri, ironisnya, ironisnya.
Memang saya mengakui bahwa bangsa
papua telah menjadi bagian dari NKRI. Akan tetapi, dengan tegas mengatakan bahwa hingga
sekarang,
orang papua bukan hidup ke dalam NKRI tetapi kekayaan alam papua saja yang
bagian dari NKRI. Pernyataan sebelum ini memang benar sekali, karena pemerintah
Indonesia tahu bahwa bangsa papua telah merdeka tahun 1961, maka mereka takut untuk digabungkan
orang papua ke dalam NKRI (membangun
OAP), tetapi mereka dengan terpaksa berani untuk
mengabungkan bangsa papua ke dalam NKRI hanya untuk mengeksploitasi kekayaan alam papua, paparnya, paparnya.
Mari kita
melihat fakta secara lebih jelas
kehidupan Orang Asli Papua ke dalam NKRI mulai semenjak Bangsa Papua di
Integrasikan ke dalam NKRI Tahun 1961, yang dinyatakan secara manipulasi,
apakah kengataan tersebut di atas ini benar atau tidak! Seruh dia. Tentunya, jawabannya bukan terlepas dari kenyataan-kenyataan
tersebut di atas. Dengan demikian, jawaban pemerintah indonesiapun tidak
terlepas dari kenyataan-kenyataan tersebut di atas yang diberlakukan oleh
pemerintah Indonesia terhadap Orang Asli Papua, sementara orang papua sebagai penikmat
fakta-fakta negatif yang diberlakukan oleh pemerintah indonesia itu sendiri,
terangnya, terangnya.
Alternatifnya, tidak perlu cari-cari, bahwa Pengakuan Kemerdekaan Bangsa
Papua yang telah merdeka Tahun 1961 merupakan sebuah alternatif sebagai jalan
kebenaran antara kedua pihak (pemerintah Indonesia dan Orang Asli Papua),
Imbasnya. “Tulisan di atas oleh Penulis”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar